Jumat, 23 Januari 2009

Para Teacher FE IFP Cohort VII

1. Ibu Ana: meski berumur, tetapi tetap energik dan paling detail kalau mengajar, paling sayang ama anak-anak yang Englishnya rada slow but sure...He..He....
2. Pak Zawir: bapak yang lembut, penuh perhatian, santai, murah senyum, suka menyindir dan detail kalau menjelaskan.
3. Ibu Sisil: bos LBI UI, workaholic, energic, penuh motivasi, dan jadi satpam paling serem kalau mau ijin dari PAT.
4. Ibu Fifi: muda, cantik, dan penuh daya pesona bagi para FE putra, yang penting adalah pintar juga.
5. Ibu Yasmin: muda juga, pakarnya vocab,lembut, dan clear kalau menjelaskan, suka permainan.
6. Pak Bayu: pintar, energik, kalau mengoreksi detail dan sangat membantu untuk belajar, bersedia meluangkan waktu akhir pekan untuk sekedar ngoreksi SO dan PS para FE.
7. Ibu Grace: penuh kharisma.
8. Ibu Haru: tidak seperti namanya, ia semangat buanget, cerdas, pandai mengelola metode penyampaian sehingga simple untuk dimengerti.
9. Pak Agus: bapak yang lambat dan super slow.
10.Ibu Ranti: sehat walafiat, gaul, dan penuh semangat.
11.Ibu Rahma: manis wajahnya, lancar ngomongnya, bahkan lebih baik dari native sekelas Jeff.
12.Jeff: native dari Amerika, California banget, cuma satu aja agak membosankan..He..He..

Bagi para teacher yang belum disebutkan di sini, jangan ngiri yach... He..He.. Btw itu semua adalah pendapatku...Jangan diambil hati, tetapi simpanlah di dalam kotak saja. Tq untuk semua, kalian telah memberikan yang terbaik kepada kami semua sehingga bisa sukses dalam PAT ini.

Jalan2 FE Cohort VII

Sebagian besar FE IFP Cohort VII ternyata suka berjalan. Hampir setiap pulang dari kegiatan pelatihan di UI, sekitar jam 3 sore ada saja kegiatan perjalanan yang dilakukan bersama. Kegiatan tersebut tentu saja menyenangkan. Terutama bagi para FE yang ternyata suka bereksplorasi dan mencari suasana baru. Biang jalan di Cohort ini adalah: Anna, Susan, Nico, Inda, Rudhy, The, Benz, Beli "Made", Manti,dll. Tetapi ada juga yang suka tinggal di kostan saja, antara lain: Ahmad, Mas Nurwanto. Selain itu ada yang suka tinggal di kampus untuk membaca dan ngenet, misalnya Mas Agus. Pokoknya semua punya aktivitas yang cukup beragam dan dapat menikmati sesuai dengan kesukaan masing-masing. Hasil perjalanan juga didokumentasikan dengan baik dalam foto2. Bisa di lihat di fs para fellow dan juga di facebook mereka. Kegiatan jalan2 dikukan ke berbagai tempat, mulai dari mal, pusat perbelanjaan, pusat keramaian, bioskop (paling sering), TIM, Ancol, Dufan, dan juga kolam renang. beberapa rekan yang tinggal di Jawa juga terkenal suka jalan2, alias mudik kalau akhir pekan. Tujuannya untuk charging baterray juga. He...He...

Hunting Kos FE IFP Cohort VII

Salah satu tantangan terbesar para FE adalah mencari tempat kos yang nyaman, bersih, dan tentu juga sesuai dengan kocek para fellow. Di jakarta pusat, khususnya di salemba -- mencari kos memang susah-susah mudah. He..he.. Mudah kalau misalnya berani dan siap bayar mahal, karena yang bagus emang pada mahal. Susah, karena pengen dapat murah dengan fasilitas yang baik. Pada awalnya para FE memang sempat tinggal tersebar di beberapa kostan. Namun sampai dengan bulan ke-3, sebagian besar FE telah berpusat dan tinggal berdekatan. Para FE wanita tinggal di Jalan Gg. Salemba Bluntas. Tepatnya, kalau mau menuju ke kostan -- lwati RS Carolus, masuk ke Jalan Salemba Bluntas, terus sampe ke gang yang ada mesjidnya. Masuk ke gang tersebut kemudian belok kiri. Kos terletak di ujung jalan sebelum belokan lagi. Rumah kos bertingkat tiga dan tersedia kamar yang cukup banyak. Harganya lumayan, sekitar 500rb. Tepat di depannya ada sebuah rumah yang halaman depannya penuh dengan pohon, seperti Jurasik Park. Di kosan ini tinggallah sebagian FE pria. Rumah tua emang, tetapi hanya di depannya yang buruk. Di dalamnya lumayan lar....
Sebagian FE yang lain tinggal di Jalan Salembah Tenga. Di situ juga banyak kost2an. Ada juga yang tinggal di Jalan Paseban. Sekarang hampir semuanya telah menikmati kondisi rumah kost yang baru. Gwa tinggal di Bluntas. Terakhir kostan tersebut dihuni oleh Ben'z, Ibnu'Pohan, Rudhy Basman, Gwa (Hery The), Anni+Anak+Pengasuh, Febronia Lasti.

Kamis, 22 Januari 2009

Awal Perjalanan FE IFP

FE IFP Cohort VII dikumpulkan untuk pertama kali di Jakarta pada bulan Oktober 2008. Pada seminggu pertama, seluruh FE dikumpulkan di Wisma Daerah (Istana Ratu) di Jalan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Untuk menuju ke tempat peristirahatan awal dari Bandara maupun dari stasiun kereta, para FE menggunakan berbagai alternatif transportasi. Ada yang menggunakan bis damri kemudian disambung dengan bajaj, bis damri disambung dengan taksi, bis langsung,taksi langsung dll. Yang penting tujuan utamnya sampai di tempat dulu. He..He... untungnya tidak ada yang nyasar.

Oh yach untuk cohort selanjutnya....Khususnya yang berasal dari luar pulau Jawa, praktisnya kalau mau ke wisma daerah bisa langsung pake taksi. Yang penting harus pandai nawar. Harganya sekitar Rp 100.000,- s.d. Rp 150.000,- deg. Tapi kalau mau hemat juga bisa pake Damri plus bajaj, paling untuk yang satu ini diperlukan dana Rp 30.000,-. Pilihan kenyamanan diserahkan kepada masing2. Yang penting bukti transaksi jangan lupa diminta supaya gak tekor. He..He..

Selama berada di wisma daerah, para FE saling berkenalan. Dalam waktu singkat semuanya begitu cepat akrab satu sama lain. Persahabatan baru pun terjalin. Dalam waktu singkat semuanya sudah memiliki teman dekat, terutama teman kamar masing2... Hanya saja, untuk beberapa teman yang parternya terlambat sampai terpaksa harus menjomblo.

Hari kedua, atau hari pertama kegiatan pembukaan PAT dipusatkan di Pusat Kajian Wilayah Amerika, UI Salemba. Untuk menuju ke lokasi tidak diperlukan perjalanan jauh. Ada angkutan dalam kota, M05 dan M01 yang bisa digunakan. Atau kalau mau mudah pake bajaj aja bersama-sama teman. Kalau dihitung2 lebih hemat. Selama 3 hari para FE diservis dengan cukup baik. Karena makan gratis dan penuh dengan snack. Siap2 aja buat yang gak siap gemuk.

Hari keempat dan kelima merupakan hari yang menegangkan karena ada tes ITP TOEFL pertama dan placement tes untuk penentuan kelas. Hasilnya menyenangkan untuk beberapa FE dan ada juga yang kecewa, bahkan stress dan marah2...He...he... BTW itu lah awal2 masa Pre-Academic Training. Minggu berikutnya para FE tentu saja sudah dibagi dalam kelas masing2 dan siap mengikuti PAT.