Selasa, 15 Desember 2009
Refleksi di Saat Libur
Secara resmi libur semester musim gugur 2009 (Fall 2009) di UHM akan dimulai tanggal 21 Desember 2009 dengan berakhirnya seluruh ujian. Namun, matakuliah yang diprogramkan oleh setiap mahasiswa berbeda-beda, sehingga dalam kenyataan liburan juga berbeda waktunya untuk setiap orang. Sebagian matakuliah yang penilaiannya didasarkan pada proyek telah diakhiri minggu ke-2 Desember.Libur natal dan tahun baru menjadi lebih awal. Saya termasuk mahasiswa yang memiliki matakuliah berbasis proyek, yaitu dua program pengembangan Bahasa Inggris (writing and reading), satu riset kuantitatif, dan satu kelas seminar.
Sungguh suatu pergulatan yang luar biasa dalam memulai semester ini, terutama pergulatan mengatasi kesulitan bahasa. Saya sungguh merasa rugi pada waktu di sekolah menengah kurang memberi perhatian pada pelajaran bahasa Inggris dan bahasa asing. Waktu itu saya terburu mematok target bahwa saya akan berakhir dengan hanya tamat SMA dan kemudian akan kerja. Saya tidak pernah berpikir untuk meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Sungguh sesuatu yang memang mustahil bagi saya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pikir saya waktu itu. Saya tidak suka belajar dan yang jelas uang saya tidak punya.
Kenyataannya, saya sekarang memperoleh kesempatan untuk studi di tingkatan yang mungkin menurut sebagian besar orang sangat membanggakan. Kuliah di program doktoral. Saya sendiri tidak memandang tingkatan ini luar biasa, justru dengan kesempatan ini saya berkesempatan untuk kembali melakukan refleksi terhadap diri. Saya baru memulai tahapan panjang ini. Perjuangan cukup panjangan dan tantangannya sangat luar biasa. Seperti biasa, saya tidak memiliki target apapun. Saya hanya berharap bisa selesai dengan mulus seperti ketika saya studi di program sarjana dan master.
Saya kembali harus melihat diri saya sebagai seorang bayi yang mulai belajar merangkak dan berusaha untuk tumbuh dan berkembang. Tidak ada yang luar biasa dari kerja keras untuk bisa mencapai apapun. Pengorbanan waktu, biaya, perasaan, dan kesenangan harus dilakukan untuk yang namanya sukses dalam belajar. Berusaha membuat belajar menjadi suatu petualangan yang menyenangkan adalah tantangan paling besar bagi orang yang tidak suka belajar, tetapi harus terus belajar karena orang-orang di sekitarnya membutuhkan dia untuk belajar.
Lalu untuk apa sebenarnya masuk kampus jika hanya perlu belajar, bukankah belajar bisa dilakukan sendiri dengan membaca buku dan bersosialisasi. Kampus yang paling besar kan masyarakat, apakah masyarakat kalah canggih dengan kampus. Sudah susah, harus bayar lagi. Memang cari susah sendiri. He..He..Nsmun justru di sinilah letak indahnya kampus, di mana perjuangan dinilai dengan kesusahan yang terbayarkan dengan kepuasan. Kepuasan menerapkan apa yang dipelajari dalam setting akademik ke dalam setting non-akademik yang tidak mudah untuk bisa dilakukan oleh para pembelajar di luar kampus.
Sungguh suatu pergulatan yang luar biasa dalam memulai semester ini, terutama pergulatan mengatasi kesulitan bahasa. Saya sungguh merasa rugi pada waktu di sekolah menengah kurang memberi perhatian pada pelajaran bahasa Inggris dan bahasa asing. Waktu itu saya terburu mematok target bahwa saya akan berakhir dengan hanya tamat SMA dan kemudian akan kerja. Saya tidak pernah berpikir untuk meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Sungguh sesuatu yang memang mustahil bagi saya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pikir saya waktu itu. Saya tidak suka belajar dan yang jelas uang saya tidak punya.
Kenyataannya, saya sekarang memperoleh kesempatan untuk studi di tingkatan yang mungkin menurut sebagian besar orang sangat membanggakan. Kuliah di program doktoral. Saya sendiri tidak memandang tingkatan ini luar biasa, justru dengan kesempatan ini saya berkesempatan untuk kembali melakukan refleksi terhadap diri. Saya baru memulai tahapan panjang ini. Perjuangan cukup panjangan dan tantangannya sangat luar biasa. Seperti biasa, saya tidak memiliki target apapun. Saya hanya berharap bisa selesai dengan mulus seperti ketika saya studi di program sarjana dan master.
Saya kembali harus melihat diri saya sebagai seorang bayi yang mulai belajar merangkak dan berusaha untuk tumbuh dan berkembang. Tidak ada yang luar biasa dari kerja keras untuk bisa mencapai apapun. Pengorbanan waktu, biaya, perasaan, dan kesenangan harus dilakukan untuk yang namanya sukses dalam belajar. Berusaha membuat belajar menjadi suatu petualangan yang menyenangkan adalah tantangan paling besar bagi orang yang tidak suka belajar, tetapi harus terus belajar karena orang-orang di sekitarnya membutuhkan dia untuk belajar.
Lalu untuk apa sebenarnya masuk kampus jika hanya perlu belajar, bukankah belajar bisa dilakukan sendiri dengan membaca buku dan bersosialisasi. Kampus yang paling besar kan masyarakat, apakah masyarakat kalah canggih dengan kampus. Sudah susah, harus bayar lagi. Memang cari susah sendiri. He..He..Nsmun justru di sinilah letak indahnya kampus, di mana perjuangan dinilai dengan kesusahan yang terbayarkan dengan kepuasan. Kepuasan menerapkan apa yang dipelajari dalam setting akademik ke dalam setting non-akademik yang tidak mudah untuk bisa dilakukan oleh para pembelajar di luar kampus.
Posted by
HERY YANTO,THE
at
00:10
0
comments
Links to this post
Labels:
Pengembangan Diri
| Reactions: |
Rabu, 11 November 2009
Road to the Paperless Office
I attended CTE workshop Laptops & Lunchbags Series: Tools for the Paperless Classroom and Xerox-Free Department by Barbara Mclain (Prof. Depart of Music) this noon. I found it very useful. Here are website she give as a campaign of save a tree to digital:
Online Form
http://www.wufoo.com
http://www.jotform.com
Create PDF
http://www.acrobat.com
https://buzzword.acrobat.com
http://docs.google.com
Pdf Flip Books
http://www.issuu.com
http://www.scribd.com
Collaborate & Edit
http://docs.google.com
http://buzzword.acrobat.com
Online Grading &Annotation
http://www.turnitin.com
I have not explore all of this, but some of them I ever use before. Try it and "save a tree - go digital"
Barbara McLain:
http://web.me.com/professoraloha/paperless/Home.htm
Online Form
http://www.wufoo.com
http://www.jotform.com
Create PDF
http://www.acrobat.com
https://buzzword.acrobat.com
http://docs.google.com
Pdf Flip Books
http://www.issuu.com
http://www.scribd.com
Collaborate & Edit
http://docs.google.com
http://buzzword.acrobat.com
Online Grading &Annotation
http://www.turnitin.com
I have not explore all of this, but some of them I ever use before. Try it and "save a tree - go digital"
Barbara McLain:
http://web.me.com/professoraloha/paperless/Home.htm
Rabu, 21 Oktober 2009
Skype 4.0
Komunikasi murah dengan jangkauan luas. Skype 4.0. Akankah ini menggantikan telpon dan handphone yang Anda miliki?
Langgan:
Entri (Atom)
